Dimana Keadilan untuk Tenaga Kesehatan?

Posting Komentar
Sad-medical-personnel | http://healthimpactnews.com/
Sebagai tenaga kesehatan, mungkin sebagian besar Tenaga Kesehatan juga merasakan yang sama, bahwa Tenaga Kesehatan di Indonesia yang khususnya bekerja di lembaga pemerintah daerah seperti saya, merasa bahwa saya ini adalah PEKERJA RODI, yang bekerja diperas tenaganya dengan imbalan sangat kecil. 

Saya mengharapkan bahwa tenaga medis/tenaga kesehatan digaji minimal UMR yang berlaku didaerah setempat. Saat ini lembaga - lembaga PEMDA memiliki aturan tersendiri, tenaga Kesehatan seperti saya digaji dibawah UMR tanpa ada Tunjangan Kesehatan, dan Tunjangan lain2nya. 

Tenaga Medis kuliah minimal D3, gajihnya lebih kecil dibandingkan BURUH yang notabene adalah lulusan SMA. Ironis sekali, Kami adalah pekerja dengan status Profesi, lebih spesfifk dan memiliki keahlian dibidang medis. Kami juga memiliki lembaga PROFESI, tapi tidak bisa memperjuangkan nasib kami, Kami bekerja secara Ikhlas namun keadaan dapur jika tidak perubahan sama sekali, akhirnya MINUS. 

Demo Tenaga Kesehatan di Paris 2013| http://www.presstv.ir/

Kami tidak pernah terpikirkan sedikitpun untuk DEMO besar-besaran, Kami masih memiliki nurani untuk tidak melayani yang sedang membutuhkan pertolongan Kami. Kami hanya berharap Menteri Kesehatan, Pemda dan sebagainya melihat situasi ini sebagai Mata rantai kehidupan yang tetao harus di jaga, dan SEJAHTERAKAN KAMI!!!!.

Kami butuh KEADILAN. 
Kami butuh KESEJAHTERAAN.
Agar kinerja Kami bisa lebih baik dari Hari ini.

Semoga Tulisan ini, bisa memberikan inspirasi perjuangan dan spirit buat NAKES lainnya.
Imaduddin Badrawi, S.Tr.AK
Imaduddin Badrawi, S.Tr.AK
Founder www.infolabmed.com, tim penulis buku "Pedoman Teknik Pemeriksaan Laboratorium Klinik Untuk Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik". Aktif menulis di https://www.atlm-edu.id/, https://www.indonewstoday.com/, dan https://kumparan.com/catatan-atlm. Untuk kerjasama bisa melalui e mail : imadanalis@gmail.com

Related Posts

Posting Komentar