Mengenal Bakal Calon Ketua DPW PATELKI Jabar 2026-2030: Visi Dan Misi Untuk Kemajuan Profesi Atlm

PATELKI Jabar, Muswil X DPW PATELKI Jabar, Ketua DPW PATELKI Jabar, pemilihan ketua, ATLM, Analis Kesehatan, I'oh Ratiah, Ade Yoga Priyatna, Titis Nurherawati, Erna Herlina, visi misi PATELKI


IMAD ANALIS - Musyawarah Wilayah (Muswil) X DPW PATELKI Jawa Barat semakin dekat, dijadwalkan pada 11 Oktober 2026. Salah satu agenda terpenting dalam perhelatan ini adalah pemilihan Ketua DPW PATELKI Jabar untuk periode 2026-2030.

Pemilihan ini menjadi momen krusial bagi masa depan organisasi profesi Analis Kesehatan di Tanah Pasundan.

Kali ini, ada empat nama kuat yang diusulkan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PATELKI se-Jawa Barat untuk memperebutkan kursi kepemimpinan. Masing-masing calon membawa gagasan, visi, dan misi yang berbeda, namun semuanya berlandaskan pada semangat untuk memajukan profesi ATLM dan menyejahterakan anggotanya.

Dalam sebuah forum yang hangat, para bakal calon ketua telah memaparkan gagasan mereka, memberikan gambaran tentang arah organisasi di masa mendatang.

Empat Tokoh Pilihan untuk DPW PATELKI Jabar 2026-2030

Keempat bakal calon ketua yang siap berkontestasi adalah:

  1. I’oh Ratiah, SKM.MM.MMRS (NAP 32110102566)
  2. Ade Yoga Priyatna, S.Tr.Kes (NAP 32100158772)
  3. Titis Nurherawati, S.Tr.Kes (NAP 32010124113)
  4. Erna Herlina, S.Tr.Kes (NAP 32780155904)

Setiap nama memiliki rekam jejak dan pengalaman yang unik, yang tentunya akan mewarnai pendekatan mereka dalam memimpin PATELKI Jawa Barat. Mari kita selami lebih dalam apa yang mereka tawarkan untuk organisasi ini.

1. I’oh Ratiah, S.KM., M.M., M.MRS.: Profesionalisme dan Manfaat Nyata

I’oh Ratiah hadir dengan perjalanan pengabdian yang berawal dari laboratorium, berlanjut ke rumah sakit, institusi pendidikan, hingga organisasi. Pengalaman ini membentuk pemahamannya bahwa kepemimpinan sejati bukan sekadar tentang jabatan, melainkan tentang kemampuan mendengar, memahami, menjaga kepercayaan, dan memberikan manfaat.

Visi I’oh Ratiah adalah mewujudkan PATELKI Jawa Barat menjadi organisasi profesi yang profesional, solid, adaptif, dan berdaya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi, melindungi, dan memperjuangkan profesi ATLM, serta memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat luas.

Untuk mencapai visi tersebut, ia mengusung misi yang disingkat menjadi PATELKI:

  • Professionalism: Memperkuat profesionalisme dan tata kelola organisasi.
  • Advocacy: Memperkuat advokasi dan perlindungan profesi.
  • Technology: Mendorong transformasi teknologi dan inovasi.
  • Education: Mengembangkan pendidikan dan kompetensi berkelanjutan.
  • Leadership: Membangun kaderisasi dan kepemimpinan masa depan.
  • Knowledge: Mengembangkan ilmu, riset, dan berbagi pengetahuan.
  • Integrity: Menjadikan integritas dan etika sebagai landasan pengabdian dan organisasi.

Strategi I’oh Ratiah bersifat siklis dan terukur: Mendengar → Memetakan → Menetapkan Prioritas → Melaksanakan → Mengevaluasi. Ia meyakini bahwa program yang baik harus memiliki target, dapat diukur, dan memberikan manfaat nyata.

Filosofi "Bukan Saya. Kita." menjadi penekanan kuatnya untuk menguatkan organisasi, mengembangkan kompetensi, dan memperjuangkan profesi.

2. Ade Yoga Priyatna, S.Tr.Kes.: Inklusif, Kolaboratif, dan Eksis di Era Digital

Ade Yoga Priyatna menawarkan visi membangun PATELKI Jawa Barat yang semakin inklusif, kolaboratif, profesional, dan eksis di era digital. Gagasannya berangkat dari keyakinan sederhana bahwa organisasi yang kuat adalah organisasi yang mau mendengar anggotanya, hadir hingga ke daerah, berkembang mengikuti zaman, dan nyata dalam melayani.

Misi Ade Yoga dirangkum dalam empat pilar utama:

  • DPW MALIRE (Mendengar): Mengembalikan marwah DPC sebagai pemilik organisasi melalui ruang aspirasi yang terbuka, komunikasi rutin DPW-DPC, serta kebijakan bottom-up yang tumbuh dari kebutuhan daerah.
  • JABAR SAJAJAR (Merata): Mendorong kegiatan organisasi agar hadir lebih merata di berbagai daerah Jawa Barat, bukan hanya terpusat di Bandung, melalui rotasi seminar, workshop, rakerwil, serta PATELKI Ngabumi sebagai ruang bakti sosial dan pengabdian ATLM.
  • DPW NYANDING ZAMAN (Eksis di Era Digital): Memperkuat eksistensi PATELKI Jawa Barat melalui rebranding media sosial, penguatan Media Center, konten yang rutin dan relevan, program DPC Go Digital, hingga semangat PATELKI Jabar Trending agar aktivitas dan karya DPC semakin terlihat.
  • DPW NGABAKTI (Melayani): Mendorong profesionalisme anggota melalui peningkatan kompetensi dan pelatihan ber-SKP yang merata, sekaligus memperkuat kesejahteraan serta advokasi agar organisasi hadir ketika anggota membutuhkan pendampingan.

Semangat "Mendengar dengan hati, berdiri sejajar, eksis mengikuti zaman, dan mengabdi tulus melayani" diwujudkan melalui Strategi 3 Kaki: Koneksi (menjemput aspirasi DPC), Distribusi (meratakan ilmu dan kesempatan), dan Kolaborasi (menjaga kebersamaan). Taglinenya "Didengar • Dirasakan • Dilihat" mencerminkan harapannya agar aspirasi anggota didengar, kegiatan organisasi dirasakan manfaatnya, dan eksistensi PATELKI Jabar terlihat.

3. Titis Nurherawati, S.Tr.Kes.: Memimpin Dengan Hati, Bekerja Dengan Karya

Titis Nurherawati membawa pendekatan yang fokus pada kepemimpinan hati dan kerja nyata. Visi utamanya adalah "Memimpin Dengan Hati, Bekerja Dengan Karya," menunjukkan komitmennya pada aspek humanis dan hasil yang konkret.

Ia mengusung tiga misi utama:

  1. SOLID & HUMANIS: Memperkuat solidaritas antar DPC, kepemimpinan yang merangkul, transparan, dan responsif demi kesejahteraan anggota.
  2. PROFESIONAL & KOMPETEN: Meningkatkan kompetensi ATLM Jabar melalui pelatihan berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan profesi.
  3. BERKARYA & BERDAMPAK: Mewujudkan karya nyata melalui digitalisasi organisasi, kolaborasi strategis, dan pengabdian masyarakat yang memberikan dampak positif.

Strategi yang ditawarkan Titis Nurherawati terbagi dalam tiga fase. Fase pertama berfokus pada pendataan ulang 27 DPC dan penguatan layanan seperti Klinik STR, SIP, dan SKP.

Fase kedua menitikberatkan pada penguatan Lembaga Himpunan Bersama (LHB) Solidaritas TLM Jabar. Fase ketiga adalah koordinasi dengan 27 DPC untuk penjadwalan kegiatan seperti Webinar, Seminar, dan Workshop guna pemerataan kegiatan, serta pembuatan daftar Training of Trainers (TOT), Program Pengembangan dan Peningkatan Mutu (PPMP), dan Instruktur di Jawa Barat.

4. Erna Herlina, S.Tr.Kes.: Semangat "NGAHIJI" untuk Organisasi yang Solid dan Bermartabat

Erna Herlina mengusung semangat "NGAHIJI" yang merupakan akronim dari Ngahijikeun (menyatukan) kekuatan, kompetensi, dan kebersamaan untuk membangun organisasi yang semakin solid serta memberikan manfaat nyata bagi anggota. Visi besarnya adalah "NGAHIJI" - Ngahudangkeun Organisasi Nu Solid, Kompeten, Sejahtera Tur Bermartabat.

Semangat ini diterjemahkan ke dalam tiga misi utama:

  • NGA — NGAWANGUN KOMPETENSI: Membangun dan meningkatkan kompetensi anggota ATLM melalui pelatihan berbasis laboratorium yang menjangkau seluruh DPC se-Jawa Barat.
  • HI — HIRUP GUYUB TUR SOLID: Mewujudkan kehidupan organisasi yang guyub, solid, penuh silaturahmi, dan kekeluargaan. Salah satu programnya adalah Safari to DPC, yang menunjukkan komitmen untuk tidak hanya menunggu, tetapi hadir, bersilaturahmi, dan melihat langsung dinamika DPC.
  • JI — JAGA INTEGRITAS: Menjaga integritas, profesionalisme, dan kesejahteraan anggota melalui penguatan program SMART PATELKI serta pengembangan usaha berbasis digital.

Program prioritas yang ditawarkan Erna Herlina mencakup Pelatihan Berbasis Laboratorium untuk meningkatkan kompetensi di seluruh DPC, Safari to DPC untuk memperkuat silaturahmi dan menjemput aspirasi, Usaha Berbasis Digital untuk mengoptimalkan media sosial dan platform digital, serta SMART PATELKI untuk mendorong inovasi strategis. Evaluasi yang berkelanjutan menjadi bagian penting dari perjalanannya, melalui laporan, pendataan, dan pemetaan kendala untuk perbaikan program yang berkelanjutan.

Setiap bakal calon ketua menawarkan perspektif yang berharga. Pilihan ada di tangan anggota PATELKI Jawa Barat untuk menentukan siapa yang paling tepat memimpin organisasi ini menuju masa depan yang lebih cerah.

Semoga Muswil X DPW PATELKI Jabar berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan yang terbaik bagi seluruh ATLM di Jawa Barat.

FAQ (Tanya Jawab)

1. Kapan Musyawarah Wilayah (Muswil) X DPW PATELKI Jabar akan dilaksanakan?

Muswil X DPW PATELKI Jabar akan dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2026.

2. Berapa jumlah bakal calon Ketua DPW PATELKI Jabar periode 2026-2030 yang diusulkan oleh DPC?

Ada empat bakal calon ketua yang diusulkan oleh DPC PATELKI se-Jawa Barat.

3. Siapa saja keempat bakal calon Ketua DPW PATELKI Jabar periode 2026-2030 tersebut?

Keempat bakal calon tersebut adalah I’oh Ratiah, S.KM.MM.MMRS; Ade Yoga Priyatna, S.Tr.Kes; Titis Nurherawati, S.Tr.Kes; dan Erna Herlina, S.Tr.Kes.

Imaduddin Badrawi, S.Tr.AK

Founder infolabmed.com, bankdarah.com, buku pertama "Pedoman Teknik Pemeriksaan Laboratorium Klinik Untuk Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik". Content writer di atlm-edu.id, indonewstoday.com, eksemplar.com dan kumparan.com/catatan-atlm. Untuk kerjasama bisa melalui e mail : imadanalis@gmail.com. Media sosial : https://lynk.id/imaduddinbadrawi.

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak