IMAD ANALIS - Protein dalam urin (proteinuria) sering ditemukan saat pemeriksaan rutin kehamilan.
Meski kadang normal, hasil ini bisa menjadi tanda komplikasi serius seperti preeklamsia. Simak penjelasan lengkapnya!
1. Protein Urin pada Ibu Hamil: Kapan Normal?
Proteinuria ringan (trace/1+) bisa terjadi karena:
- Perubahan fisiologis: Ginjal menyaring lebih banyak darah selama hamil.
- Dehidrasi atau stres fisik.
- Infeksi saluran kemih (ISK).
Kadar normal:
- Tes dipstick: Negatif atau trace.
- Urin 24 jam: <300 mg/24 jam.
2. Proteinuria sebagai Tanda Preeklamsia
Preeklamsia adalah komplikasi kehamilan dengan gejala:
- Tekanan darah tinggi (≥140/90 mmHg).
- Proteinuria ≥2+ (dipstick) atau ≥300 mg/24 jam.
- Gejala lain: Sakit kepala, bengkak parah, gangguan penglihatan.
Bahaya jika diabaikan:
- Eklamsia (kejang).
- Gangguan pertumbuhan janin.
- Kelahiran prematur.
3. Penyebab Lain Proteinuria pada Kehamilan
- Infeksi saluran kemih (ISK): Proteinuria disertai leukosit/nitrit positif.
- Sindrom nefrotik: Proteinuria masif (>3.5 g/24 jam) + edema.
- Penyakit ginjal kronis (jika sudah ada sebelum hamil).
4. Diagnosis & Pemeriksaan Lanjutan
- Tes dipstick urin (skrining awal).
- Urin 24 jam atau rasio protein/kreatinin (UPCR) untuk konfirmasi.
- Tes darah (kreatinin, ureum, trombosit) jika dicurigai preeklamsia.
5. Penanganan Proteinuria pada Ibu Hamil
- Jika normal/trace: Pantau rutin, cukupi cairan.
- Jika preeklamsia:
- Rawat inap untuk pemantauan ketat.
- Obat antihipertensi (misal: labetalol).
- Persalinan adalah solusi definitif (dijadwalkan jika kondisi memburuk).
- Jika ISK: Antibiotik aman (seperti sefalosporin).
6. Kapan Harus Ke Dokter?
Segera periksa jika mengalami:
✔ Proteinuria ≥2+ + tekanan darah tinggi.
✔ Bengkak tiba-tiba di wajah/tangan.
✔ Sakit kepala hebat atau penglihatan kabur.
✔ Nyeri perut kanan atas (tanda HELLP syndrome).
Protein urin pada ibu hamil tidak selalu berbahaya, tetapi harus diwaspadai jika disertai gejala lain.
Preeklamsia adalah kondisi darurat yang membutuhkan penanganan segera.
Lakukan pemeriksaan rutin dan konsultasi ke dokter kandungan jika hasil tes tidak normal!
Saya membuat e book dengan judul "Apa Artinya Urine Keruh dan Protein ‘Trace’? Buku Pintar Ibu Hamil".
