Misteri Kanker Langka Di Jantung Terkuak: Kekuatan Mekanik Jantung Kuncinya!

Misteri Kanker Langka Di Jantung Terkuak: Kekuatan Mekanik Jantung Kuncinya!

INFOLABMED.COM - Jantung, organ vital yang memompa darah ke seluruh tubuh, menyimpan sebuah misteri yang telah lama membingungkan para ilmuwan.

Fenomena uniknya adalah kelangkaan kanker yang menyerang organ ini, kontras dengan prevalensinya di organ lain.

Kini, sebuah studi terobosan yang dipublikasikan di jurnal bergengsi 'Science' memberikan petunjuk penting untuk memecahkan teka-teki puluhan tahun ini.

Penelitian ini menunjukkan bahwa 'kekuatan mekanik' yang dihasilkan oleh kontraksi dan relaksasi jantung yang konstan dapat secara inheren menekan pertumbuhan sel kanker.

Di tubuh manusia, sementara kanker dapat muncul di sebagian besar organ, tumor jantung primer sangat jarang ditemui.

Data dari studi otopsi bahkan menunjukkan bahwa tumor yang berasal dari jantung itu sendiri (primer) ditemukan kurang dari 1% kasus.

Angka ini berbeda jauh dengan kasus kanker dari bagian tubuh lain yang bermetastasis atau menyebar ke jantung, yang bisa mencapai hingga 18%.

Penyebab pasti mengapa jantung sangat resisten terhadap pembentukan tumor belum pernah terjelaskan secara definitif.

Berbagai hipotesis telah diajukan, namun tidak ada yang memberikan jawaban yang memuaskan.

Menanggapi hal ini, para peneliti dari Universitas Trieste di Italia melakukan eksperimen menarik menggunakan tikus.

Mereka membandingkan pertumbuhan sel kanker pada dua kondisi jantung tikus yang berbeda.

Pertama, jantung tikus yang berdetak secara normal dan kedua, jaringan jantung yang terlepas dan diimplan di leher, di mana darah mengalir tetapi jantung tidak berdetak.

Hasilnya sangat mencolok dan melampaui ekspektasi.

Pada jantung yang tidak berdetak atau berhenti berdenyut, sel kanker berhasil menutupi hampir seluruh jaringan hanya dalam dua minggu.

Sebaliknya, pada jantung yang berdetak aktif, hanya sekitar 20% dari jaringan yang berubah menjadi kanker.

Perbedaan signifikan ini menegaskan bahwa 'status denyut jantung' itu sendiri memainkan peran krusial dalam membatasi perkembangan kanker, bahkan dalam kondisi yang sama.

Peneliti kemudian melanjutkan eksperimen dengan mengaplikasikan sel kanker pada jaringan jantung yang dibuat di laboratorium.

Hasilnya kembali mengkonfirmasi temuan sebelumnya.

Di jaringan yang diam, sel kanker menyebar dengan cepat.

Namun, pada jaringan yang berdenyut, penyebaran sel kanker terbatas hanya pada bagian luar jaringan.

Dari studi ini, para peneliti menyimpulkan bahwa 'kekuatan fisik' yang dialami jantung secara terus-menerus bertindak sebagai faktor kunci penghambat pertumbuhan kanker.

Secara spesifik, tekanan dan deformasi yang dialami jantung saat berdenyut secara aktif mencegah sel kanker untuk menancapkan diri dan berkembang biak.

Temuan ini membuka pandangan baru yang menarik terkait potensi strategi pengobatan di masa depan.

Adanya pemahaman ini dapat menginspirasi pengembangan metode terapi yang memanfaatkan stimulasi fisik yang disengaja.

Para peneliti berencana untuk melanjutkan penelitian mereka guna mengeksplorasi apakah prinsip yang sama ini dapat diterapkan pada jaringan tubuh lain, seperti kulit atau payudara.

FAQ: Tanya Jawab Seputar Kelangkaan Kanker Jantung

Mengapa kanker jarang terjadi di jantung?

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa 'kekuatan mekanik' dari denyut jantung yang konstan dapat menekan pertumbuhan sel kanker. Tekanan dan deformasi yang terjadi saat jantung berdetak mencegah sel kanker tumbuh dan berkembang biak.

Apakah ada kanker yang berasal dari jantung itu sendiri?

Ya, meskipun sangat jarang. Tumor yang berasal dari jaringan jantung itu sendiri disebut tumor primer jantung dan ditemukan kurang dari 1% pada studi otopsi.

Bagaimana sel kanker bereaksi pada jantung yang berdetak dibandingkan yang tidak berdetak?

Pada eksperimen tikus, sel kanker tumbuh jauh lebih cepat dan menyebar lebih luas pada jantung yang tidak berdetak. Sebaliknya, pada jantung yang berdetak, pertumbuhan kanker sangat terbatas.

Apa implikasi dari penemuan ini untuk pengobatan kanker?

Penemuan ini membuka kemungkinan pengembangan strategi terapi baru yang memanfaatkan stimulasi fisik untuk menghambat pertumbuhan kanker di organ lain, tidak hanya jantung.

Infolabmed

infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak