Kisah Yoshitsune: Pahlawan Jenius yang Dikalahkan oleh Politik Keluarga

Kisah Yoshitsune Pahlawan Jenius yang Dikalahkan oleh Politik Keluarga


IMAD ANALISPernah dengar quote "no good deed goes unpunished"? Kisah Minamoto no Yoshitsune ini literal banget cocok dengan pepatah itu. 


Dari bayi pelarian jadi jenderal perang legendaris, tapi berakhir tragis karena dirty politics dari orang terdekat.


Dari Ushiwakamaru ke Yoshitsune: Underdog Story yang Epik


Bayangkan: umur 7 tahun udah jadi yatim piatu, hidup bersembunyi di Kuil Kurama dengan nama samaran Shanaou


Tapi darah samurai dan kecerdasan ayahnya (Minamoto no Yoshitomo) ngalir deras di dirinya. 


Fun fact: ilmu pedangnya diajari knight in shining armor versi Jepang—seorang kesatria bertopeng yang ternyata mantan anak buah ayahnya!


Strategi Perang yang Next Level


Waktu gabung sama kakaknya, Yoritomo, Yoshitsune bawa fresh energy:

  • Pertempuran Ichi-no-Tani: Serangan flanking dari belakang pasukan Taira—game changer!
  • Pertempuran Yashima: Manfaatkan pantai Laut Seto buat surprise attack.
  • Dan-no-Ura (1185)Final boss battle dimana klan Taira annihilated berkat taktik naval-nya.


Tapi...


Kemenangan malah bikin Yoritomo insecure


Ditambah fitnah dari Kajiwara Kagetoki (yang literally teman seperjuangan!), Yoshitsune dijulidin sebagai "pemberontak". 


Padahal, dia cuma pengen justice for their father.


Pesan yang Relevant Banget untuk Kita Hari Ini:

  1. "Success breeds jealousy": Kepopuleran Yoshitsune bikin saudaranya sendiri threatened.
  2. Trust but verify: Surat pengakuan setia ke Yoritomo malah dibaca sebagai "pemberontakan".
  3. Legacy > popularity: Meski mati sebagai buronan, namanya tetap dikenang sebagai military genius.


Pertanyaan buat Pembaca:


"Kalau jadi Yoshitsune, apa yang bakal kamu lakukan beda? Prioritaskan keluarga atau keadilan?"

***

Imaduddin Badrawi, S.Tr.AK

Founder infolabmed.com, bankdarah.com, buku pertama "Pedoman Teknik Pemeriksaan Laboratorium Klinik Untuk Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik". Content writer di atlm-edu.id, indonewstoday.com, eksemplar.com dan kumparan.com/catatan-atlm. Untuk kerjasama bisa melalui e mail : imadanalis@gmail.com. Media sosial : https://lynk.id/imaduddinbadrawi.

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak