Sebab, Tanda dan Gejala Cikungunya

Ilustrasi. (Foto : http://zeenews.india.com)

Imad Analis. Cikungunya adalah sejenis demam yang disebabkan virus alphavirus. Virus ini menyebar melalui gigitan nyamuk spesies Aedes aegypti. Istilah cikungunya berasal dari bahasa Makonde yang berarti "yang melengkung keatas", disesuaikan dengang bentuk tubuh yang melengkung akibat gejala-gejala arthritis dari penyakit ini. Penyakit ini dapat menyerang semua usia, baik anak-anak maupun dewasa di daerah endemis. 



Penyebab Terjadinya Penyakit Cikungunya

Berikut beberapa penyebab terserangnya cikungunya :
  1. Lingkungan yang tidak sehat (rumah gelap dan pengap).
  2. Banyaknya genangan air yang menjadi tempat bertelurnya nyamuk.
  3. Banyak baju kotor yang bergelantungan, sehingga menarik nyamuk untuk datang.
  4. Tergigit nyamuk Aedes aegypti.

Tanda-Tanda dan Gejala Penyakit Cikungunya

Masa inkubasi dari penyakit cikungunya adalah 7-10 hari. Berikut beberapa tanda dan gejala cikungunya :
  1. Tubuh tiba-tiba terasa demam selama lima hari, sehingga dikenal dengan istilah demam lima hari.
  2. Demam diikuti dengan rasa linu di persendian, pegal-pegal, ngilu, dan sakit pada tulang-tulang. Sehingga, terkadang ada orang yang menamainya sebagai demam tulang atau flu tulang. 
  3. Pada anak kecil, demam diikuti dengan kulit dan mata yang merah, serta tanda-tanda seperti flu. Ruam-ruam merah pada kulit ini akan muncul setelah 3-5 hari.
  4. Sering dijumpai anak kejang demam.
  5. Pada anak yang lebih besar, demam biasanya diikuti rasa sakit pada otot dan sendi, serta terjadi pembesaran kelenjar getah bening. Gejala nyeri sendi dan otot ini sangat dominan, bahkan sampai menimbulkan kelumpuhan sementara.
  6. Kadang-kadang timbul rasa mual sampai muntah.

Beda cikungunya dengan demam berdarah dengue adalah pada cikungunya tidak ada perdarahan hebat, renjatan (shock), maupun kematian.



Tindakan Yang Harus Dilakukan Pada Pasien Cikungunya

Berikut beberapa hal yang harus dilakukan agar terhindar dari penyakit cikungunya :
  1. Rajin menguras bak mandi atau membersihkan tempat-tempat genangan air paling tidak satu minggu sekali. 
  2. Membersihkan halaman dan kebun disekitar rumah dari benda-benda yang memungkinkan menampung air, terutama saat musim hujan. 
  3. Jangan biarkan rumah dipenuhi baju-baju bergelantungan. Apabila ada baju kotor, lebih baik langsung dimasukkan tempat baju kotor.
  4. Membuat sanitasi yang cukup pada rumah dan selalu membuka pintu atau jendela mulai pagi hingga sore agar udara segar dan sinar matahari dapat masuk, sehingga rumah tidak gelap dan pengap, karena ada pertukaran udara dan pencahayaan yang baik. 
  5. Gunakan insektisida golongan malathion untuk membasmi nyamuk dan themphos unutk mematikan jentik-jentiknya. Malathion digunakan dengan cara pengasapan, bukan penyemprotan di dindind, karena nyamuk jenis ini tidak suka hinggap di dinding, tapi di benda-benda yang menggantung.
  6. Jika sudah terlanjur terjangkit cikungunya, segera bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
  7. Konsumsi obat yang di anjurkan oleh dokter dan istirahat dengan cukup.

Sumber :
Prasetyono, Dwi. (2012). Daftar Tanda Dan Gejala Ragam Penyakit. Hal 24 - 27. FlasBooks : Jogjakarta. 
Terimakasih sudah berkunjung di Blog Imad Analis. Semoga artikel ini bermanfaat. Blog ini merupakan blog berbagi berita Kesehatan, Politik dan Edukasi Islam. Blog ini bukan penentu diagnosa utama pada penyakit Anda, jika ada yang ingin ditanyakan seputar kesehatan silahkan hubungi dokter Anda

Baca artikel :
Kata kunci : chikungunya adalah, chikungunya pdf, chikungunya adalah pdf, chikungunya menular, chikungunya complications, chikungunya indonesia, chikungunya rash, chikungunya nyamuk, chikungunya fever, chikungunya medscape, chikungunya vector, chikungunya and dengue, chikungunya pathogenesis, chikungunya ppt, chikungunya journal, chikungunya pada anak, chikungunya symptoms, chikungunya who, chikungunya apa itu, chikungunya arthritis, chikungunya and zika, chikungunya and pregnancy, chikungunya agent, chikungunya alphavirus, chikungunya australia, chikungunya arbovirus, chikungunya ayurvedic treatment in hindi, chikungunya antibody, chikungunya arthralgia, chikungunya also known as, chikungunya articles, chikungunya a re-emerging virus, chikungunya and malaria, chikungunya africa, chikungunya an epidemic arbovirosis, chikungunya blood test, chikungunya bali, chikungunya bangladesh, chikungunya biryani, chikungunya brazil, chikungunya bacteria, chikungunya bukhar ke lakshan, chikungunya barbados, chikungunya biryani recipe, chikungunya bite, chikungunya brasil, chikungunya biosafety level, chikungunya bangalore. 



Imaduddin Badrawi, S.Tr.AK
Imaduddin Badrawi, S.Tr.AK
Founder www.infolabmed.com, tim penulis buku "Pedoman Teknik Pemeriksaan Laboratorium Klinik Untuk Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik". Aktif menulis di https://www.atlm-edu.id/, https://www.indonewstoday.com/, dan https://kumparan.com/catatan-atlm. Untuk kerjasama bisa melalui e mail : imadanalis@gmail.com

Related Posts