Devianti, Asisten Kepala Toko Indomaret |
Imad Analis. Setelah pihak Indomaret menerima surat dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sinjai soal produk susu UHT Full Cream Ultra Milk 250 ml, pihak toko Indomaret akui belum melakukan tindakan berupa penarikan barang dari pasaran.
Hal tersebut dikatakan oleh Devianti, Asisten Kepala Toko Indomaret yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Sinjai Utara saat ditemui awak media, Sabtu (25/8/2018). Devianti mengatakan bahwa telah menerima surat dari dinas peternakan, tetapi untuk proses penarikan barang tidak serta merta dilakukan karena harus ada instruksi dari pimpinan pusat.
“Alur suratnya telah kita sampaikan ke AF lalu supervisor menyampaikan ke manajer lalu manajer yang menyampaikan ke pusat, setelah itu dikembalikan ke team toko. Kita tinggal menunggu keputusan dari pimpinan apakah barangnya ditarik atau dikembalikan di kantor,” ujarnya.
Devianti menyebutkan bahwa stok barang jenis susu UHT full cream 250 ml yang dianggap berbakteri berbahaya tersebut masih ada satu peacs di dalam gudang. Diberitakan sebelumnya, produk susu UHT full cream ultra milk 250 ml di Toko Indomaret Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Sinjai Utara ini dinyatakan positif mengandung bakteri Streptococcus sp yang berbahaya bagi kesehatan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai berdasarkan hasil pemeriksaan (UJI) Streptococcus sp, Staphylococcus sp dan Campylobacter di Balai Besar Veteriner (BBVet) Kabupaten Maros Nomor 02776/PD.650/F.5.G/08/2018 tanggal 2 Agustus 2018. (Sumber : Sulsel Satu)
Baca juga :
- Gejala Tipes, Penyakit Tipes, Pengobatan Sakit Tipes Alami | 0858-6248-6502 (Toko British Propolis)
- Menganggap Penuhi Unsur Kedaruratan, MUI Bolehkan Penggunaan Vaksin MR
- Mengandung Babi, MUI Tetapkan Vaksin MR Haram, Tapi Dibolehkan Jika Darurat
- Bill & Melinda Gates Foundation Tawarkan Vaksin Stunting untuk Anak-Anak Indonesia
- MUI Riau Tegaskan Vaksin MR Bisa Digunakan Kalau Darurat, Begini Penjelasannya